8 Tips Solo Traveling untuk Pemula

Karena kamu akan berpergian sendiri, ada baiknya untuk membuat sebuah anggaran dan rencana perjalanan yang matang. Dalam perencanaan tersebut, pastikan kamu sudah membuat secara detail rencana perjalanan dari awal bangun pagi hingga kembali lagi ke penginapan. Buat juga rincian mau naik apa untuk pindah dari destinasi wisata yang satu ke lainnya atau berapa uang yang harus disisihkan untuk makan.

Namun, namanya panduan, tentu tidak wajib kamu jalani seratus persen. Seru juga kan kalau kamu menemukan hal baru yang tidak terduga selama di jalan, atau diajak masyarakat lokal berkunjung ke rumahnya? Tapi setidaknya, jika sudah punya panduan mau ke mana hari ini, kamu akan selalu memiliki pilihan mau melangkahkan kaki ke mana seltelah destinasi wisata habis kamu jelajahi.

1. Simpan Uang dan Dokumen Secara Terpisah

Kejahatan memang bisa terjadi pada siapa saja, kapan saja dan dimana saja, maka dari itu kita harus waspada dengan segala kemungkinan yang ada. Jangan simpan seluruh uang dan kartu ATM kamu di dalam dompet. Pisahkan uang dan kartu ATM kamu menjadi beberapa bagian kemudian simpan di beberapa tempat yang berbeda. Selain itu, jangan lupa scan atau potret dokumen-dokumen penting seperti passport, KTP dan lain-lain. Hal ini penting untuk berjaga-jaga jika mengalami keadaan tak terduga seperti kehilangan tas.

2. Catat Nomor Penting

Sebelum berangkat solo traveling, pastikan kamu sudah menyimpan kontak-kontak penting dari kota yang akan kamu kunjungi seperti nomor telfon penginapan, polisi dan rumah sakit. Jangan lupa simpan juga nomor telfon orang-orang terdekat agar kamu bisa memberi kabar pada mereka sewaktu-waktu. Agar lebih aman lagi, catat juga nomor telfon tersebut di kertas atau buku nota yang akan kamu bawa agar jika kamu kesulitan menemukan handphone, kamu tetap memiliki nomor penting tersebut.

3. Light Packing

Sebagai solo traveler, mau tidak mau kamu mesti menenteng semua barang bawaan sendirian, terutama saat ingin menuju ke tempat penginapan, maupun berpindah kota. Nah, bawalah beban seringan mungkin agar tidak menyusahkan kamu nantinya. Mempraktekan untuk membawa koper yang ringan memang gampang-gampang susah. Seringkali kamu tergoda untuk membawa barang-barang yang sebenarnya tidak diperlukan, sehingga berakhir dengan koper yang berat. Cara yang paling mudah adalah jangan membawa baju berlebihan, karena hampir ditiap penginapan menyediakan mesin cuci sehingga kamu bisa mencuci dan memakai ulang baju yang sebelumnya telah dipakai.

4. Menginap di Hostel

Jika berencana untuk solo traveling, pilihlah penginapan yang berbentuk hostel. Hal ini karena kamu akan kesulitan menemukan sesama solo traveler jika menginap di hotel yang private. Biasanya hostel akan menyediakan dorm berdasarkan jenis kelamin ataupun campur, yang lengkap dengan ruang komunal seperti dapur maupun ruang rekreasi. Nah disanalah biasanya Anda akan bertemu dengan solo traveler lain dari berbagai Negara, yang mungkin bisa menjadi teman baru selama perjalanan Anda.

5. Pilih moda traveling efektif

Keamanan tentu harus diutamakan, terlebih jika kamu solo traveler perempuan. Pilihlah moda travel yang efektif dan effisien.misalnya dengan operator2 travel / shuttle yang aman dan nyaman, juga tentunya terjangkau dengan fasilitas lengkap sperti Areon Trans yang menyediakan fasilitas lengkap seperti free wifi, dan juga dilengkapi GPS di tiap unit untuk jaminan keamanan kalian.

6. Update Status Media Sosial

Lakukan update status di jearing media sosial tentang semua kegiatan kamu selama melakukan solo traveling, jika perlu sertakan lokasinya. Hal ini bukan untuk pamer, tapi jika sesuatu terjadi atau tiba-tiba kamu tidak bisa dihubungi, orang-orang terdekat akan tahu ke mana mereka harus mulai mencari. Bukan berarti traveling sendirian itu berbahaya, ini adalah antisipasi kenyamanan kamu dalam bepergian sendiri. Kalau menurutmu cara tersebut terlalu mencolok, setidaknya kabari orang terdekat kamu melalui pesan singkat. Atau bisa juga kamu mengirimkan detil perjalananmu pada mereka.

7. Gunakan aplikasi penghubung wisatawan

Beberapa tahun terakhir telah banyak aplikasi yang dirancang untuk membantu wisatawan terhubung di jalan. Bila Anda berpergian keluar negeri, terdapat aplikasi Tripr dan Backpackr yang bisa membantu Anda bertemu terlebih dahulu dengan orang-orang yang akan berpergian ke tujuan yang sama. Terdapat juga aplikasi EatWith, memungkinkan Anda untuk menghadiri acara makan oleh koki lokal. Aplikasi Sofar Sounds menghubungkan Anda dengan musisi yang mengadakan pertunjungan di berbagai tempat.

8. Bergabung dalam local meet-up

Di berbagai negara biasanya menyediakan pertemuan lokal, mulai dari kursus memasak hingga belajar menari. Kelas-kelas ini ditujukan untuk menawarkan kesempatan untuk menjalin ikatan dengan pelancong lain tergantung dari minat.

Itulah tadi informasi singkat mengenai tips solo traveling . Untuk Kamu yang mau liburan ke bandung atau ke jakarta, kamu bisa pilih Areon Trans sebagai moda pilihan utama kamu.

#travelmasakini